Monday, March 29, 2010

So hard but it's the real life

Ya,mungkin hampir setiap anak bisa merasakan bagaimana hangatnya bercengkrama dengan keluarga mereka, tetapi tidak begitu dengan saya :.)

father,i send my message to you when i'm pray.
Papa sudah meninggal sejak saya berumur 4bulan, betapa sedihnya saya saat menyadari bahwa selama ini saya tidak pernah merasa memiliki keluarga yang utuh. Berlari bersama mama dan papa ketika berpiknik di taman belakang rumah, bernyanyi saat mau tidur, bahkan dimarahi saat menumpahkan segelas cangkir kopi hangat milik papa.



Terkadang betapa inginnya saya memiliki papa baru,karena melihat mama yang susah payah banting tulang memeras keringat, hanya untuk mencari makan sehari-hari dan biaya pendidikan samapi kuliah sekarang ini. Mama butuh pendamping hidup yang bisa menjaga mama dan bertugas layaknya seorang kepala rumah tangga,karena mama cukup bekerja yang ringan saja dan menjadi ibu rumah tangga.

Pa, mungkin kalau papa masih ada, hidup kita pasti akan bahagia seperti keluarga lain...
Setiap minggu pagi menonton acara televisi bersama sambil tertawa...
Minggu sore pergi jalan-jalan untuk menanti dinner di sebuah restaurant..
Atau mungkin hanya bersepeda di sore hari dengan penuh canda tawa?
Saya inginkan tawa diantara mama papa dengan yang lain

HUSSS, SAYA TIDAK BOLEH BERPIKIR SEPERTI INI LAGI! YA, BIAR PAPA TENANG DI SANA...

sesekali saya akan nyekar papa...

Malah hampir lupa kalau sebenarnya dalam 1 keluarga itu ada seorang ayah(papa),bukan maksud melupakan, mungkin karena dari kecil saya tidak pernah merasakan adanya sosok seorang ayah (papa) dalam keluarga...

Begitu irinya saya jika melihat teman ataupun orang yang tidak dikenal sedang tertawa bersama sang ayah :)

SIRIKKKK YA SAYA SIRIIIKK SAMA KALIAN,terkadang pikiran itu datang begitu saja. Hahah konyol!ayooo kamu harus terima kenyataaaaannnn. Sering sekali saya berbicara pada diri sendiri.

Tadi sore, sepulangnya dari kampus, saya seangkot dengan entah itu siapa. Seorang lelaki menggendong anak perempuan umur 5tahunan, dan ibu yang memangku anak laki-laki umur 7thaun.

Ibu berkata ada anak perempuannya "Ade mau gorengan ga?"
"Mau ma, ini apa??"
Ibu "Itu bala-bala Nak. Kakak juga mau?"
Kedua anak itu makan gorengan, hihi betapa lucunya mereka.

Ketika kakaknya minum, anak perempuan itu mau menggapai botol aqua dari tangan si kakak. Lalu ayahnya berkata "Nanti ya Nak, biar kakak dulu yang minum"
Ayah mengambil botol aqua itu dari tangan kakak dan memberikannya kepada gadis kecil lucunya sambil menyodorkan sapu tangan "De, lap dulu tangannya ya"
Penuh senyuman dan kasih sayang..

Oh Tuhan, betapa bahagianya mereka, ayah ibu yang penyayang dan lembut. Pasti keluarga mereka selalu diisi dengan keceriaan di setiap harinya. Saya harap suatu saat nanti, ini akan saya rasakan bersama mama..


***

Waktu kecil, saya tidak menyadari bahwa tidak memiliki ayah itu adalah hal yang menyedihkan, kalau orang-orang bertanya tentang ayah (papa) aku hanya menjawab dengan wajah polos "papa udah meninggal waktu kikko umur 4 bulan. papa pernah kecelakaan, terus pusingnya kerasa lagi. katanya ada pembekuan darah di otak"
Saya bingung, itulah yang saya tau dan mama katakan sedari saya kecil. Saya tidak berani bertanya kepada mama lagi karena saya takut mama menangis dan takut saya menangis lagi. .It's enough.I hope papa smiled, not to cry:)

Flash back..ini semua flash back....
Kalau saja saya punya tombol rewind..saya ingin kembali ke belasan tahun lalu..

Waktu SMA, karya lukis saya menjadi wakil dari SMA untuk mengikuti sebuah acara yang diadakan CLOSE UP.. Dan entah kenapa saya ingin mencoba melukis papa untuk portofolionya. Sosok orang yang belum pernah saya rangkul saat saya ketakutan karena dimarahi mama. Yang sama sekali tidak ku ingat wajahnya bahakan suaranya..
Semoga papa tenang dan terang di sisiNya..aminnn

Saya lupa dimana disimpannya lukisan itu.. Kalau Om Sony berkomentar, tinggal perbaiki matanya saja..

Darii dulu sampai SMA (karena hanya sampai teman-teman SMA sajaa yang tau kalau papa sudah almarhum) pasti berkata "kamu jago gambar ih, keturunan dari papa sih ya..papa kamu jago gambar"
Ya..mungkin ini satu-satunya wrisan dari papa, menurunkan keahliannya. Seperti peribahasa, buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya.
Di rumah nenek (ibunya papa), hampir di setiap pojok ruang tamu dindingnya dipenuhi oleh lukisan papa. Papa lebih banyak membuat karya lukisan abstrak, yang pasti ada maknanya dari setiap garis yang beliau goreskan



Papa dengan teman-temannya


kiri-kanan
Verina, Verino (Papa), Ver(aduh lupa nama tantenya), Dadang



Papa entah sedang apa


Papa sedang melukis apa ya

Mama pernah bilang, sewaktu mama hamil, papa melukis bayi di dalam perut. Kata mama lukisannya bagus, tapi sekarang ga tau ada di mana, sayang sekali ya.. Saya yakin pasti lukisannya bagus.

Sering kali saya melamun, melukis bersama papa dan diajari lukis oleh papa. Kita menjadi partner, setiap sudut ruangan akan dipenuh oleh karya-karya bersama.
Saaat melukis diiringi dengan suara merdu dan kadang melengking mama (karena mama adalah seorang penyanyi rocker waktu mudanya).

Life does not simple...

7 comments:

  1. yeah, life doesn't simple. tapi kamu juga harus bangga, karna dengan adanya kejadian ini kepribadian kamu jadi jauh lebih baik & dewasa dibanding anak2 lain seusia kamu yg hidupnya "normal".
    cheers! :)

    ReplyDelete
  2. wuuuuuuuuuuuuuuu
    wulaaaaannn thankyou so much cantikkk :)
    commentmu ini bikin saya tersenyum

    ReplyDelete
  3. kikko aku terharu deh baca tulisan kamu ...
    tetep smangat ya ko,,kamu pinter dan berbakat ,,mama sm keluarga km pasti bangga bgt punya anak kaya km,,

    -chika-

    ReplyDelete
  4. amin, thanks cika supportnya :)
    udah terbiasa ga ada papa..

    ReplyDelete
  5. nangis ini bacanya !
    life must go on ya kik..
    don't be sad !
    pasti kangen ya sama papa kik,
    tapi pasti papa kikko bangga banget punya anak gadis cantik penuh talenta!
    go kikko go kikko goo..!
    meskipun papa kikko udah ngga ada disini tapi papa kikko bakal selalu ada di hati kamu sayang! cheer up yah! terus semangat, jgn sia-siain talenta hasil warisan papa kikko yah..!

    ReplyDelete

Devon Rex Cat