Friday, June 11, 2010

Tattoo

Kata tato berasal dari kata Tahitian / Tatu yang artinya memnandakan sesuatu. Ini juga disebut rajah, rajah adalah suatu tanda yng dibuat dengan memasukan pigmen ke dalam kulit.
Di istilah teknis, raja adalah implantasi pigmen mikro.
Dahulu, rajah dipakai oleh kalangan suku-suku terasing di suatu wilayah sebagai penandaan wilayah, derajat, pangkat, ataupun kesehatan seseorang.

Tato sudah dilakukan sejak 3000 SM, pertama kali ditemukan pada sebuah mumi di Mesir. Lalu menyebar ke suku-suku dunia, salah satunya suku Dayak di Kalimantan.
Tato dipercaya sebagai simbol keberuntungan, kecatikan, kedewasaan, harga diri, dan status sosial.

Banyak cara pembuatan tato, menggunakan tulang binatang sebagai jarum orang-orang eskimo, Suku Dayak dengan duri pohon jeruk. Dan ada yang menggunakan tembaga panas untuk mencetak gambar naga di China.
Sebenarnya rasa sakit pasti dialami ketika membuat tato di tubuh, namun karena nilai yang tinggi dari tato, dan harga diri yang didapatkan, maka rasa sakit itu tidak dianggap masalah.









Tato di beberapa daerah
*Di Borneo (Kalimantan), penduduk asli wanita disana menganggap bahwa tato merupakan sebuah simbol yang menunjukkan keahlian khusus.
*Di Cina, pada masa zaman Dinasti Ming (kurang lebih 350 tahun yang lalu), wanita dari Suku Drung membuat tato di wajah dan pantatnya untuk sebagai tanda bagi keturunan yang baik.
*Di Indian, melukis tubuh/ body painting dan mengukir kulit, dilakukan untuk mempercantik (sebagai tujuan estetika) dan menunjukkan status sosial.
Suku Mentawai memandang tato sebagai suatu hal yang sakral dan berfungsi sebagai simbol keseimbangan alam.

No comments:

Post a Comment

Devon Rex Cat